Pulang dari Mengajar disiang bolong dengan panas terik yang sangat-sangat menyengat kulitku yang hitam. awwwww……sampainya didepan SPBU aku fikir (*hatiku seakan berkecamuk, wkwkwkwkwk…isi bensin atau ga ya???* aku sey dah pengen pulang tapi motorku malah masuk antri di SPBU, hehehehhehe. Saat antri ada cowok yang sok kenal gitu ma aku, dia senyum….(*aku perhatikan senyum dan matanya mirip ma teman SMPku)..aku diam….(*agak-agak Cueq bebek gitu dhech*) tapi yang ada tuh cowok terusssssssssssss aja ngelirik dan senyum ma aku. Senyumnya sey ga begitu manis (*xixixixixi, itu kata hatiku yang terdalam. hoekkkkk*
Antrian makin panjang………………
dan tuh cowok masih senyum-senyum. (*jangan-jangan dia memang temanku*)
Dengan rasa Percaya Diri yang tinggi aku beranikan diri untuk bicara pada cowok itu
Aku : “Kamu Ari (*nama disamarkan*)
Cowok itu malah senyum (*aku fikir, senyumnya itu menandakan bahwa jawaban dari pertanyaanku itu adalah IYA*
Aku:” (*dengan senyum senang bukan kepalang bertemu teman lama, dengan sok akrab aku memukul-mukul lengannya dan berkata “tinggal dimana sekarang? apa kabar? wadow….aku kok ga ngenalin kamu (*eh si cowo malah senyum senyum aja*
Cowok itu lalu bertanya ma aku “kamu mengajar dimana? ya aku jawab dengan polos (*secara dia temanku>>>menurutku*(
Keasyikan sok akrab ma tuh cowok. ternyata aku ga nyadar kalo ternyata tiba giliranku untuk isi bensin,
Entah karena panas atau kenapa tiba-tiba tuh cowok ngebuka helmnya….
Oalaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah…….(*aku terpaku..bukan karena ketampanan atau apapun itu melainkan….cowok itu bukan temanku….aku teriak padanya (*diliatin ma orang banyak*)
Kamu..kamu??? kamu bukan Ari? tanyaku
dia senyum (*dan aku tau>jawabannya adalah Bukan”
KESIMPULAN dari kisah ini> aku nyalakan mesin motor dan kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr